HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN INTERNET DENGAN PLAGIARISME PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BINA DARMA PALEMBANG



ARTIKEL ILMIAH


HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN INTERNET DENGAN PLAGIARISME PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BINA DARMA PALEMBANG

 







Oleh :
SULISTYA






FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS BINA DARMA
PALEMBANG
2017


THE RELATIONSHIP BETWEEN THE INTENSITY OF INTERNET USAGE WITH PLAGIARISM IN STUDENTS AT  THE UNIVERSITY OF BINA DARMA PALEMBANG



Sulistya


ABSTRACT
The purpose of this study to determine the relationship between the intensity of internet usage with plagiarism in students at the University of Bina Darma Palembang. The hypothesis proposed in this research is there is a relationship between the intensity of internet usage with plagiarism at student at Bina Darma University of Palembang.
The population in this study is an active student at the University of Bina Darma Palembang. The sample in this study amounted to 326 students. The sampling technique used in this research is simple random sampling. The measuring instrument used is the scale of the intensity of internet usage and the plagiarism scale. The analysis technique used is quantitative analysis using simple regression analysis with the help of SPSS version 20 for windows.
Based on the results of data analysis, the correlation coefficient between the intensity of internet usage with plagiarism is r = 0.695 with p = 0,000 were (p <0.005 and p <0.001). Therefore, the hypothesis that there is a relationship between the intensity of internet usage with plagiarism in students at the University of Bina Darma Palembang proved true. So, there is a very significant relationship between the intensity of internet usage with plagiarism in students at the University of Bina Darma Palembang.
Keywords: The intensity of internet usage, Plagiarism, Students.



HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN INTERNET DENGAN PLAGIARISME PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BINA DARMA PALEMBANG

Sulistya


ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada mahasiswa di Universitas Bina Darma Palembang. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada mahasiswa di Universitas Bina Darma Palembang.
Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif di Universitas Bina Darma Palembang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 326 orang mahasiswa.  Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Alat ukur yang digunakan berupa skala intensitas penggunaan internet dan skala plagiarisme. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi sederhana (simple regression) dengan bantuan SPSS versi 20 for windows.
Berdasarkan hasil analisis data diketahui hasil nilai koefisien korelasi antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme adalah r = 0,695 dengan p = 0,000 dimana (p < 0,005 dan p < 0,001). Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan terdapat hubungan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada mahasiswa di Universitas Bina Darma Palembang terbukti kebenarannya. Dengan demikian, terdapat hubungan yang sangat signifikan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada mahasiswa di Universitas Bina Darma Palembang.
Kata Kunci : Intensitas Penggunaan Internet, Plagiarisme, Mahasiswa.

Pengantar
          Indriati (2015) plagiarisme adalah tindakan mencuri tulisan orang lain dengan mengakuinya sebagai hasil tulisan sendiri. Plagiarisme membuat ilmu pengetahuan stagnan, karena plagiarisme mematikan lahirnya gagasan-gagasan baru. Pemahaman bahwa mengambil tulisan orang lain yang kemudian di copy- paste menjadi tulisannya sendiri sebagai tindakan plagiarisme, harus ditanamkan semenjak pendidikan dasar.
          Berdasarkan faktor-faktor dari plagiarisme, penyalahgunaan teknologi seperti penggunaan internet merupakan salah satu faktor yang menggiring sehingga terjadinya plagiarisme. Internet memang memiliki peranan yang penting dalam dunia pendidikan, banyak literatur-literatur  yang terdapat di internet, dan dengan internet semua terasa lebih mudah dan praktis. Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar diseluruh dunia, jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon, sedangkan literatur adalah bahan rujukan atau koleksi referensi baik berupa buku, media siaran, video, jurnal ilmiah, dan kamus, yang biasanya sering di upload kedalam internet sebagai bahan rujukan atau bacaan. Beberapa situs yang sering dikungjungi oleh mahasiwa diantaranya adalah google, detik, youtube, e-book, wordpress, dan wikipedia (Hidayatullah, 2013).
          Intensitas adalah sebagai pinjaman dari fisik, suatu ukuran dari kuantitas energi, dapat juga dikatan bahwa intensitas adalah tingkat atau ukuran yang menunjukkan keadaan seperti kuat, tinggi, penuh, semangat, dan perasaan yang sangat emosional yang dimiliki seseorang yang diwujudkan dalam bentuk sikap maupun perbuatan (Reber, 2010). Aspek-aspek dalam intensitas antaralain; 1) perhatian; 2) penghayatan; 3) durasi; dan 4) frekuensi (Siahaan dalam Huda, 2016).
          Horigan (Satriani dkk, 2014) menjelaskan bahwa dalam intensitas penggunaan internet seseorang, terdapat dua hal yang mendasar yang perlu diamati, yaitu frekuensi internet yang sering digunakan dan lama menggunakan tiap kali mengakses internet yang dilakukan oleh pengguna internet. Internet menjadi pilihan alternatif pencarian informasi bagi mahasiswa selain perpustakaan. Internet menjadi sumber informasi yang banyak manfaat dibandingkan dengan sumber informasi lainnya. Ciri-ciri intensitas berdasarkan frekuensi dan durasi yang digunakan Junco (2011), sebagai berikut: (1) Frekuensi: Tinggi >7 kali per hari; Sedang: <7 kali per hari; Rendah: <2 kali per hari. (2) Durasi: Tinggi;>2 jam per hari; Sedang:<2 jam per hari; Rendah:<30 menit per hari (Pramudawardani, 2016).

Hipotesis Penelitian
            Berdasarkan penjelasan di atas maka hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang .

      Metode Penelitian
Metode pengumpulan data merupakan suatu cara yang digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan data. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode skala. Azwar (2012) menjelaskan bahwa skala adalah perangkat pertanyaan yang disusun untuk mengungkap atribut tertentu melalui respon terhadap pertanyaan tersebut.
Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat tertutup, yaitu subjek diminta untuk memilih salah satu dari beberapa pilihan jawaban yang tersedia. Skala plagiarisme dan intensitas penggunaan internet dalam penelitian ini menggunakan skala likert yang dibuat dalam bentuk checklist. Skala plagiarisme dan intensitas penggunaan internet ini terdiri dari dua bentuk pernyataan, yaitu berupa pernyataan yang mendukung (favourable) dan pernyataan yang tidak mendukung (unfavourable).
Aitem - aitem dalam skala dibuat berdasarkan pada aspek - aspek tertentu dan disajikan dalam blue print. Blue print skala plagiarisme dibuat berdasarkan aspek plagiarisme yang diungkapkan oleh Soelistyo(2011) yaitu aspek ide, aspek kata demi kata, aspek sumber, dan aspek kepengarangan. Skala plagiarisme dalam 60 pernyataan. Setiap pernyataan disajikan dalam dua bentuk yaitu 30 pernyataan favourable dan 30 unfavourable yang harus direspon subjek. Skala plagiarisme ini terdiri dari empat jenis alternatif jawaban, yaitu sering (S), kadang-kadang (KK), jarang (J), tidak pernah (TP). Nilai bergerak dari 1 sampai 4. Untuk item favourable nilai tertinggi 4 adalah untuk jawaban sering (S), 3 untuk jawaban kadang-kadang (KK), 2 untuk jawaban jarang (J), dan 1 untuk jawaban tidak pernah (TP). Sebaliknya, untuk aitem unfavourable, nilai 4 untuk jawaban tidak pernah (TP), nilai 3 untuk jawaban jarang (J), nilai 2 untuk jawaban kadang-kadang (KK), dan 1 untuk jawaban sering (S). Semakin tinggi skor yang diperoleh oleh subjek semakin tinggi pula tingkat plagiarisme  mahasiswa.
Blue print skala Intensitas Penggunaan Internet dibuat berdasarkan aspek – aspek intensitas yang dikemukakan oleh Siahaan (Huda, 2016) yaitu, perhatian, penghayatan, durasi, dan frekuensi yang terdiri dari 60 butir aitem dengan 30 aitem pernyataan favourable dan 30 aitem pernyataan unfavourable yang harus direspon oleh subjek. Skala intensitas penggunaan internet ini terdiri dari empat jenis alternatif jawaban, yaitu sering (S), kadang-kadang (KK), jarang (J), tidak pernah (TP). Nilai bergerak dari 1 sampai 4. Untuk item favourable nilai tertinggi 4 adalah untuk jawaban sering (S), 3 untuk jawaban kadang-kadang (KK), 2 untuk jawaban jarang (J), dan 1 untuk jawaban tidak pernah (TP). Sebaliknya, untuk aitem unfavourable, nilai 4 untuk jawaban tidak pernah (TP), nilai 3 untuk jawaban jarang (J), nilai 2 untuk jawaban kadang-kadang (KK), dan 1 untuk jawaban sering (S). Semakin tinggi skor yang diperoleh oleh subjek semakin tinggi pula intensitas penggunaan internet mahasiswa.


Hasil Penelitian
Pengukuran validitas ini dilakukan dengan cara menghitung koefisien skor subjek aitem yang bersangkutan. Melalui indeks daya beda aitem, maka dapat ditemukan aitem - aitem yang layak untuk digunakan dan aitem - aitem yang tidak layak (gugur) dalam penelitian. Pengujian validitas aitem - aitem alat ukur dalam penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach dengan batas minimum koefisien korelasi sudah dianggap memuaskan jika mencapai 0,30.
            Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui kenormalan data sebaran di dalam data penelitian, dimana yang menjadi syarat untuk dilaksanakan bahwa data tersebut normal apabila nilai data lebih dari taraf signifikan yang telah ditentukan yaitu p > 0,05 dengan uji Kolmogorov Smirnov. Kaidah yang digunakan untuk mengetahui normal atau tidaknya sebaran data adalah jika p > 0,05 maka sebaran dinyatakan normal, sebaliknya jika p ≤ 0,05 maka sebaran dinyatakan tidak normal.
            Uji Linieritas merupakan uji yang dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas yaitu self-disclosure dan variabel tergantung yaitu komunikasi interpersonal. Kaidah yang digunakan adalah jika p 0,05 berarti hubungan antara kedua variabel adalah linier, jika p > 0,05 maka hubungan antara kedua variabel tidak linier.

Pembahasan
Berdasarkan hasil perhitungan statistik yang telah dilakukan dengan menggunakan uji hipotesis korelasi simple regression yang hasilnya menunjukkan adanya penerimaan terhadap hipotesis yang diajukan. Dari analisis data yang ada, telah menunjukkan bahwa adanya hubungan yang sangat signifikan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada mahasiswa di Universitas Bina Darma Palembang. Hasil tersebut dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi r = 0,695 dengan nilai signifikansi (p) = 0,000 atau dengan kata lain p ≤ 0,01. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada Mahasiswa di Universitas Bina Darma Palembang.
Hasil koefisien korelasi antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme di dapat hasil r = 0,695. Adapun bentuk perilakunya adalah  dalam tugas makalah yang dibuat terdapat artikel hasil copy-paste di internet, dalam tugas kuliah yang dibuat terdapat file hasil unduhan di internet dengan tidak menyertakan sumbernya, dan meng-copy artikel dari dari internet tanpa menyebutkan sumbernya.
 Besarnya nilai sumbangan intensitas penggunaan internet (variabel bebas) terhadap plagiarisme (variabel terikat) adalah 48,3% yang berarti masih terdapat 51,7% dari faktor lain yang mempengaruhi plagiarisme tetapi variabel itu tidak diteliti oleh peneliti. Adapun faktor-faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis diantaranya adalah sikap permisif, kemalasan, kejujuran, lemahnya etika akademik, dan kurang percaya diri.
Sentleng (Suryana, 2016) plagiarisme merupakan perbuatan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau karya ilmiah orang lain, tanpa menyertakan sumber secara tepat dan memadai. Jameson (Sentleng, 2012) plagiarisme adalah aktivitas meniru, mencontoh, mengutip tulisan, pekerjaan atau karya orang lain tanpa menuliskan referensinya dan mengakui sebagai karyanya. 
Heidelberg (2012) terdapat tiga tingkatan dari plagiarisme yaitu: tingkat plagiarisme rendah, terjadi karena ketidaktahuan atau kurangnya pengalaman dan tidak adanya keterampilan dalam menulis. Tingkat sedang, menggunakan hasil atau ide orang lain tanpa menyertakan sumbernya. Tingkat tinggi, mengambil atau menyalin hasil karya orang lain tanpa menyertakan sumber aslinya.
Dari hasil deskripsi berdasarkan kategorisasi plagiarisme bahwa dari sebanyak 326 Mahasiswa Universitas Bina Darma yang dijadikan subjek penelitian, terdapat 58 mahasiswa atau 17% yang memiliki tingkat plagiarisme yang tinggi. Adapun bentuk Perilaku Mahasiswa yang menunjukkan tingkat plagiarisme yang kuat adalah mengambil artikel yang ada di internet sebagai tugas kuliah, meng-copy tugas mahasiswa lain walaupun dengan sepengetahuan mahasiswa tersebut, mengganti identitas penulis dari karya tulis orang lain sehingga seolah-olah milik sendiri, dan mengakui hasil karya orang lain sebagai hasil karya sendiri.
Untuk kategori sedang terdapat 252 mahasiswa atau 77% yang memiliki tingkat plagiarisme yang sedang. Adapun bentuk perilaku mahasiswa yang memiliki tingkat plagiarisme sedang adalah mengedit hasil karya teman, dalam makalah yang dibuat terdapat hasil copy-paste di internet, dan mengutip karya orang lain tanpa menyertakan sumbernya.
Untuk kategorisasi rendah terdapat 22 mahasiswa atau 6% yang memiliki tingkat plagiarisme yang ringan. Adapun bentuk perilaku mahasiswa Universitas Bina Darma yang memiliki tingkat plagiarisme yang lemah adalah tahu tentang tata cara pengutipan yang benar, malu mengakui karya orang lain sebagai karya sendiri, dosen meminta sumber dari setiap tugas yang diberikan, dan merasa bersalah jika tidak menyertakan sumber dari tugas yang diberikan dosen.
Dapat disimpulkan bahwa Mahasiswa Universitas Bina Darma memiliki tingkat plagiarisme yang  kuat seperti yang diperoleh dari analisis data menunjukan dari 326 terdapat 58 mahasiswa atau 17% yang memiliki tingkat plagiarisme yang tinggi.  
Faktor-faktor yang menggiring seseorang melakukan plagiarisme menurut Indriati (2015) adalah meliputi, kurangnya rasa percaya diri, adanya sifat malas,  penyalahgunaan teknologi internet, sanksi yang kurang tegas, kurangnya pengetahuan. Menurut Oetomo (Hidayatullah, 2016) internet atau intenational network adalah sebuah jaringan komputer yang sangat besar yang terdiri dari jaringan-jaringan kecil yang saling terhubung dan menjangkau seluruh dunia. Internet bisa diakses oleh siapa pun ketika sedang berada dimana saja bisa berkomunikasi dan mengakses berbagai informasi dalam segala bidang.
Era internet terus bergulir sehingga makin banyak orang terdorong untuk mengakses internet baik untuk keperluan bisnis, surat menyurat maupun pendidikan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Internet pada era sekarang ini sudah menjadi suatu kebutuhan pokok untuk memperoleh informasi yang baru dan lengkap. Chaplin (Huda, 2016) mendefinisikan “intensitas” berasal dari bahasa inggris “intensity” yaitu sifat kuantitatif dari suatu penginderaan, yang berhubungan dengan intensitas perangsangnya.
       Menurut The Graphic, Visualization & Usability Center, The Georgia Institute Technology (Qomariyah, 2008) menggolongkan penggunaan jejaring sosial menjadi tiga kategori dengan berdasarkan intensitas penggunaan internet, yaitu Heavy User (tinggi) dengan pemakaian internet lebih dari 40 jam perbulan, Medium User (sedang) dengan pemakaian internet 10 sampai 40 jam perbulan, Light User (rendah) dengan pemakaian internet kurang dari 10 jam perbulan.
Berdasarkan hasil penelitian sebanyak 326 mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang, yang dijadikan subjek penelitian, terdapat 25 mahasiswa atau 7,67% yang memiliki intensitas penggunaan internet yang tinggi dan 287 mahasiswa atau 88,03% memiliki intensitas penggunaan internet yang sedang, terdapat 14 mahasiswa atau 4,30%. Sehingga dapat disimpulkan rata-rata mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang memiliki intensitas penggunaan internet yang sedang.
Dari hasil deskripsi berdasarkan kategorisasi intensitas penggunaan internet bahwa dari sebanyak 326 Mahasiswa Universitas Bina Darma yang dijadikan subjek penelitian, terdapat 25 mahasiswa atau 7,67% yang memiliki intensitas penggunaan internet yang tinggi. Adapun bentuk Perilaku mahasiswa yang memiliki intensitas penggunaan onternet yang tinggi adalah menggunakan internet setiap hari, menggunakan internet lebih dari lima jam sehari, dan tidak menjawan telepon ketika sedang fokus mengerjakan tugas di internet.
Untuk kategorisasi sedang, terdapat 287 mahasiswa atau 88,03% yang memiliki intensitas penggunaan intensitas sedang. Adapun bentuk Perilaku mahasiswa yang memiliki intensitas penggunaan internet yang sedang adalah mengakses internet setiap hari, menggunakan internet dalam kegiatan belajar sehari-hari, menggunakan internet sampai larut malam, dan mengakses internet siang dan malam.
Untuk kategorisasi rendah, terdapat 14 mahasiswa atau 4,30% yang memiliki intensitas rendah. Adapun bentuk perilaku mahasiswa yang memiliki intensitas penggunaan internet yang rendah adalah membuka internet jika perlu saja, menggunakan internet jika ada waktu saja, dan menggunakan internet sebagai media pelengkap untuk belajar.
Dapat disimpulkan bahwa Mahasiswa Universitas Bina Darma yag memiliki intensitas penggunan internet yang tinggi seperti yang diperoleh dari analisis data menunjukan dari 326 terdapat 25 mahasiswa atau 7,67% yang memiliki intensitas yang tinggi.  
Frost (Qomariah, 2008) internet adalah seluruh jaringan yang saling terhubung satu sama lain. Kaloh (Huda, 2016) berpendapat bahwa intensitas merupakan tingkat keseringan seseorang dalam melakukan kegiatan tertentu yang didasari rasa senang dengan kegiatan yang dilakukan tersebut. Intensitas penggunaan internet adalah seberapa sering (tingkatannya) dan seberapa lama dalam menggunakan atau mengakses sebuah jaringan yang menghubungkan antara komputer-komputer dan jaringan komputer di seluruh dunia untuk saling berbagi data dan informasi. 
Penelitian tentang plagiarisme pernah dilakukan oleh Andor dkk (2015) dengan judul Hubungan Antara Dampak Teknopoli Dengan Kecenderungan Perilaku Plagiarisme di Kalangan Mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 82, 98% perilaku plagiarisme kuat yang dipengaruhi oleh internet.
Selanjutnya penelitian dari Sri Sumiyati (2010), yang berjudul Intensitas Penggunaan Internet Sebagai Sumber Belajar Pengaruhnya Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa PAI Stain Salatiga Angkatan 2007. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh intensitas penggunaan internet terhadap prestasi belajar.

Kesimpulan
Berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis data dan pembahasan, maka peneliti menarik kesimpulan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang. Penelitian ini menunjukkan hasil korelasi yang positif. Korelasi positif ini menunjukkan bahwa jika intensitas penggunaan internet seseorang tinggi, maka tingkat plagiarisme seseorang juga akan tinggi.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk menambah ilmu pengetahuan tentang plagiarisme yang terkait dengan intensitas penggunaan internet pada mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang. Mahasiswa juga diharapkan memperhatikan akan kebutuhan penggunaan internet seperti aturan-aturan atau etika dalam penggunaan agar terhindar dari plagiarisme serta, memperhatikan waktu dan durasi saat mengkases internet agar tidak berlebihan dalam menggunakan internet.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk untuk mengetahui lebih dalam tentang intensitas penggunaan internet dan plagiarisme. Peneliti menganjurkan untuk mengkaji lebih lanjut mengenai variabel-variabel lain yang lebih mempengaruhi plagiarisme untuk dapat memberikan sumbangan yang lebih besar. Dalam penelitian ini memiliki kesulitan dari segi teoritis, sehingga diharapkan peneliti selanjutnya untuk melihat faktor-faktor lain yang mempengaruhi plagiarisme.



DAFTAR PUSTAKA

Amran. (2014). Plagiat di Perguruan Tinggi Indonesia Dari Perspektif  Hukum Islam. Universitas Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Andor, B., Murtini,. & Prasetiono, S. (2013). Hubungan Antara Dampak Teknopoli Dengan Kecenderungan Perilaku Plagiarisme Dikalangan Mahasiswa

Ardari, C. (2016). Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Intensitas Penggunaan Media Sosial Pada Remaja Awal. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Azwar, S. (2011). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

   .(2012). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Liberty.

   . (1999). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Batane, S. (2010). Beralih ke Turtin Untuk Melawan Plagiarisme Dikalangan Mahasiswa. University of Botswana

Chaplin, J. P. (2008). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Citra, S. (2012). Penggunaan Internet Sebagai Media Sumber Literatur. Universitas Brawijaya.

Cromwell, C. (1997). My First Book About The Internet. Amerika: Troll
Ekayana, A. (2011). Pemanfaatan Internet Sebagai Salah Satu Sumber Belajar Siswa dan Guru di Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 2 Depok Sleman. Universitas Negeri Yogyakarta.
Glendinning, I. (2016). Respon Terhadap Plagiarisme Yang Dilakukan Mahasiswa Semakin Tinggi. University of California
Heidelberg, O. (2016). Levels of Plagiarism and Consequences. Berlin
Hidayatullah, A. (2016). Intensitas Penggunaan Internet Sebagai Literatur Online Terhadap Sikap Plagiarisme. UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Huda, N. (2016). Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Internet Dengan Motivasi Belajar Pada Mahasiswa Teknik Informatika Semester VI di Universitas Bina Darma Palembang. Universitas Bina Darma.

Indriati, E. (2015). Strategi Hindari Plagiarisme. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Isdana, F. (2011). Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Mahasiswa PPKn FIS UNNES. Universitas Negeri Semarang.
Musfirotun, A. (2014). Hubungan Intensitas Penggunaan Internet Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Semester VI di STIKES Majapahit Mojokerto. STIKES Majapahit.
Novianto, I. (2002). Perilaku Penggunaan Internet Dikalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri FISIP UNAIR Dengan Perguruan Tinggi Swasta FISIP UPN. Universitas Negeri Padang.
Pradiansyah, A. (2015). Makna Plagiarisme Bagi Mahasiswa Universitas Muhammadyah Surakarta. Universitas Muhammadyah Surakarta.

Putro, F. (2016). Hubungan Antara Kecemasan Akademik Dengan Plagiarisme Pada Mahasiswa Universitas Muhammadyah Surakarta. Universitas Muhammadyah Surakarta

Qomariah, N. A, (2008). Perilaku Penggunaan Internet Pada Kalangan Remaja di Perkotaan. Surabaya: Universitas Airlangga

Rachdianti, Y. (2011). Hubungan Antara Self-control Dengan Intensitas Penggunaan Internet Pada Remaja Awal. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Yogyakarta.

Ramli, A. (2010). Cyber Law dan HAKI dalam Sistem Hukum Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Sapthohutomo,  A. (2014, Februari 18). Kasus Plagiat Karya Tulis Di Indonesia. Diakses dari  http://kumpulan-berita-unik.blogspot.co.id/2014/02/Kasus-Plagiat-Karya-Tulis-Paling-Heboh-Di-Indonesia.html

Setyawan, M. (2016). Hubungan Antara Durasi Penggunaan Media Sosial Dengan Kestabilan Emosi Pada Pengguna Media Sosial Usia Dewasa Awal. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Shahabuddin, S. (2009). Plagiarism In Academia. Central Michigan University

Soelistyo, H. (2011). Plagiarisme: Pelanggaran Hak Cipta Dan Etika. Yogyakarta: Kanisius.

Mulyani, S. (2015). Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Kepuasan Hubungan Interpersonal. Universitas Muhammadyah Surakarta

Sugiyono, S. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung : Alfabeta

Sumiyati, S. (2010). Intensitas Penggunaan Internet Sebagai Sumber Belajar Pengaruhnya Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa PAI STAIN Salatiga. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga

Wibowo, W. (2013). Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Pembelajaran Oleh Guru Pendidikan Olahraga Jasmani dan Kesehatan Sekolah Dasar Negeri Mrebet Purbalingga. Universitas Negeri Yogyakarta.

Widiantoko, M. (2014). Plagiat Pada Tugas Akhir Skripsi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta

Widiyatmoko, F. (2016). Hubungan Antara Kecemasan Akademik Dengan Plagiarisme Pada Mahasiswa di Universitas Muhammadyah Surakarta. Universitas Muhammadyah Surakarta

Wulansari, N. (2013). Hubungan Intensitas Menonton Tayangan Reality Show Prososial Dengan Perilaku Prososial Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN SUSKA RIAU. Universitas Syarif Kasim Riau


























Identitas Peneliti

Nama                           : Sulistya
Alamat Kampus          : Jl. Jend. A. Yani No.12 Palembang 30264
Alamat Peneliti           : Supat, Kecamatan Babat Supat
No. HP                        : 081927657206
Email                           : sulistyaaa7@gmail.com



Comments

Popular posts from this blog

Beberapa Istilah Orang Yang Ngomongnya Belibet Dalam Psikologi

Inilah Manfaat Jalan Kaki

Cara Mengatasi Kegalauan