HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN INTERNET DENGAN PLAGIARISME PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BINA DARMA PALEMBANG
ARTIKEL ILMIAH
HUBUNGAN
ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN INTERNET DENGAN PLAGIARISME PADA
MAHASISWA UNIVERSITAS BINA DARMA PALEMBANG
![]() |
Oleh
:
SULISTYA
FAKULTAS
PSIKOLOGI
UNIVERSITAS
BINA DARMA
PALEMBANG
2017
THE
RELATIONSHIP BETWEEN THE INTENSITY OF INTERNET USAGE WITH PLAGIARISM IN
STUDENTS AT THE UNIVERSITY OF BINA DARMA
PALEMBANG
Sulistya
ABSTRACT
The purpose of this
study to determine the relationship between the intensity of internet usage
with plagiarism in students at the University of Bina Darma Palembang. The hypothesis
proposed in this research is there is a relationship between the intensity of
internet usage with plagiarism at student at Bina Darma University of Palembang.
The population in this
study is an active student at the University of Bina Darma Palembang. The
sample in this study amounted to 326 students. The sampling technique used in
this research is simple random sampling. The measuring instrument used is the
scale of the intensity of internet usage and the plagiarism scale. The analysis
technique used is quantitative analysis using simple regression analysis with
the help of SPSS version 20 for windows.
Based on the results of
data analysis, the correlation coefficient between the intensity of internet
usage with plagiarism is r = 0.695 with p = 0,000 were (p <0.005 and p
<0.001). Therefore, the hypothesis that there is a relationship between the
intensity of internet usage with plagiarism in students at the University of
Bina Darma Palembang proved true. So, there is a very significant relationship
between the intensity of internet usage with plagiarism in students at the
University of Bina Darma Palembang.
Keywords: The intensity of internet
usage, Plagiarism, Students.
HUBUNGAN
ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN INTERNET DENGAN PLAGIARISME PADA MAHASISWA
UNIVERSITAS BINA DARMA PALEMBANG
Sulistya
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme
pada mahasiswa di Universitas Bina Darma Palembang. Hipotesis yang diajukan
dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara intensitas penggunaan internet
dengan plagiarisme pada mahasiswa di Universitas Bina Darma Palembang.
Populasi dalam
penelitian ini adalah mahasiswa aktif di Universitas Bina Darma Palembang.
Sampel dalam penelitian ini berjumlah 326 orang mahasiswa. Teknik sampling
yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple
random sampling. Alat ukur yang digunakan berupa skala intensitas penggunaan
internet dan skala plagiarisme. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis
kuantitatif menggunakan analisis regresi sederhana (simple regression) dengan bantuan SPSS versi 20
for windows.
Berdasarkan hasil
analisis data diketahui hasil nilai koefisien korelasi antara intensitas
penggunaan internet dengan plagiarisme adalah r = 0,695 dengan p = 0,000 dimana
(p < 0,005 dan p < 0,001). Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan
terdapat hubungan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada
mahasiswa di Universitas Bina Darma Palembang terbukti kebenarannya. Dengan
demikian, terdapat hubungan yang sangat signifikan antara intensitas penggunaan
internet dengan plagiarisme pada mahasiswa di Universitas Bina Darma Palembang.
Kata
Kunci : Intensitas Penggunaan Internet, Plagiarisme, Mahasiswa.
Pengantar
Indriati
(2015) plagiarisme adalah tindakan mencuri tulisan orang lain dengan
mengakuinya sebagai hasil tulisan sendiri. Plagiarisme membuat ilmu pengetahuan
stagnan, karena plagiarisme mematikan lahirnya gagasan-gagasan baru. Pemahaman
bahwa mengambil tulisan orang lain yang kemudian di copy- paste menjadi tulisannya sendiri sebagai tindakan
plagiarisme, harus ditanamkan semenjak pendidikan dasar.
Berdasarkan
faktor-faktor dari plagiarisme, penyalahgunaan teknologi seperti penggunaan
internet merupakan salah satu faktor yang menggiring sehingga terjadinya
plagiarisme. Internet memang
memiliki peranan yang penting dalam dunia pendidikan, banyak
literatur-literatur yang terdapat di
internet, dan dengan internet semua terasa lebih mudah dan praktis. Internet
adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar
diseluruh dunia, jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung
satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon, sedangkan literatur adalah bahan rujukan atau
koleksi referensi baik berupa buku, media siaran, video, jurnal ilmiah, dan
kamus, yang biasanya sering di upload
kedalam internet sebagai bahan rujukan atau bacaan. Beberapa situs yang sering
dikungjungi oleh mahasiwa diantaranya adalah google, detik, youtube, e-book, wordpress, dan
wikipedia (Hidayatullah, 2013).
Intensitas
adalah sebagai pinjaman dari fisik, suatu ukuran dari kuantitas energi, dapat
juga dikatan bahwa intensitas adalah tingkat atau ukuran yang menunjukkan
keadaan seperti kuat, tinggi, penuh, semangat, dan perasaan yang sangat
emosional yang dimiliki seseorang yang diwujudkan dalam bentuk sikap maupun
perbuatan (Reber, 2010). Aspek-aspek dalam intensitas antaralain; 1) perhatian;
2) penghayatan; 3) durasi; dan 4) frekuensi (Siahaan dalam Huda, 2016).
Horigan
(Satriani dkk, 2014) menjelaskan bahwa dalam intensitas penggunaan internet
seseorang, terdapat dua hal yang mendasar yang perlu diamati, yaitu frekuensi
internet yang sering digunakan dan lama menggunakan tiap kali mengakses
internet yang dilakukan oleh pengguna internet. Internet menjadi pilihan
alternatif pencarian informasi bagi mahasiswa selain perpustakaan. Internet
menjadi sumber informasi yang banyak manfaat dibandingkan dengan sumber
informasi lainnya. Ciri-ciri intensitas berdasarkan frekuensi dan durasi yang
digunakan Junco (2011), sebagai berikut: (1) Frekuensi: Tinggi >7 kali per
hari; Sedang: <7 kali per hari; Rendah: <2 kali per hari. (2) Durasi:
Tinggi;>2 jam per hari; Sedang:<2 jam per hari; Rendah:<30 menit per
hari (Pramudawardani, 2016).
Hipotesis
Penelitian
Berdasarkan penjelasan di atas
maka hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada
mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang .
Metode Penelitian
Metode pengumpulan data
merupakan suatu cara yang digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan data.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan
metode skala. Azwar (2012) menjelaskan bahwa skala adalah perangkat pertanyaan
yang disusun untuk mengungkap atribut tertentu melalui respon terhadap
pertanyaan tersebut.
Skala yang digunakan
dalam penelitian ini adalah bersifat tertutup, yaitu subjek diminta untuk
memilih salah satu dari beberapa pilihan jawaban yang tersedia. Skala plagiarisme dan intensitas penggunaan internet dalam
penelitian ini menggunakan skala likert yang
dibuat dalam bentuk checklist. Skala plagiarisme dan intensitas penggunaan internet ini
terdiri dari dua bentuk pernyataan, yaitu berupa pernyataan yang mendukung (favourable) dan pernyataan yang tidak
mendukung (unfavourable).
Aitem
- aitem dalam skala dibuat berdasarkan pada aspek - aspek tertentu dan
disajikan dalam blue print. Blue print skala plagiarisme dibuat berdasarkan
aspek plagiarisme yang
diungkapkan oleh Soelistyo(2011) yaitu aspek ide, aspek kata demi kata, aspek sumber, dan aspek
kepengarangan. Skala plagiarisme dalam
60 pernyataan. Setiap pernyataan disajikan dalam dua bentuk yaitu 30 pernyataan
favourable dan 30 unfavourable yang harus direspon subjek. Skala plagiarisme
ini terdiri dari empat jenis alternatif jawaban, yaitu sering (S),
kadang-kadang (KK), jarang (J), tidak pernah (TP). Nilai bergerak dari 1 sampai
4. Untuk item favourable nilai
tertinggi 4 adalah untuk jawaban sering (S), 3 untuk jawaban kadang-kadang (KK),
2 untuk jawaban jarang (J), dan 1 untuk jawaban tidak pernah (TP). Sebaliknya,
untuk aitem unfavourable, nilai 4 untuk
jawaban tidak pernah (TP), nilai 3 untuk jawaban jarang (J), nilai 2 untuk
jawaban kadang-kadang (KK), dan 1 untuk jawaban sering (S). Semakin tinggi skor
yang diperoleh oleh subjek semakin tinggi pula tingkat plagiarisme mahasiswa.
Blue print
skala Intensitas Penggunaan Internet dibuat berdasarkan aspek – aspek intensitas
yang dikemukakan oleh Siahaan (Huda, 2016) yaitu, perhatian, penghayatan,
durasi, dan frekuensi yang terdiri dari 60 butir aitem dengan 30 aitem
pernyataan favourable dan 30 aitem
pernyataan unfavourable yang harus direspon oleh subjek. Skala
intensitas penggunaan internet ini terdiri dari empat jenis alternatif jawaban,
yaitu sering (S), kadang-kadang (KK), jarang (J), tidak pernah (TP). Nilai
bergerak dari 1 sampai 4. Untuk item favourable
nilai tertinggi 4 adalah untuk jawaban sering (S), 3 untuk jawaban
kadang-kadang (KK), 2 untuk jawaban jarang (J), dan 1 untuk jawaban tidak
pernah (TP). Sebaliknya, untuk aitem unfavourable,
nilai 4 untuk jawaban tidak pernah (TP), nilai 3 untuk jawaban jarang (J),
nilai 2 untuk jawaban kadang-kadang (KK), dan 1 untuk jawaban sering (S).
Semakin tinggi skor yang diperoleh oleh subjek semakin tinggi pula intensitas
penggunaan internet mahasiswa.
Hasil
Penelitian
Pengukuran validitas ini dilakukan dengan cara
menghitung koefisien skor subjek aitem yang bersangkutan. Melalui indeks daya
beda aitem, maka dapat ditemukan aitem - aitem yang layak untuk digunakan dan
aitem - aitem yang tidak layak (gugur) dalam penelitian. Pengujian validitas
aitem - aitem alat ukur dalam penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach dengan batas minimum
koefisien korelasi sudah dianggap memuaskan jika mencapai 0,30.
Uji normalitas
dilakukan untuk mengetahui kenormalan data sebaran di dalam data penelitian,
dimana yang menjadi syarat untuk dilaksanakan bahwa data tersebut normal
apabila nilai data lebih dari taraf signifikan yang telah ditentukan yaitu p
> 0,05 dengan uji Kolmogorov Smirnov. Kaidah
yang digunakan untuk mengetahui normal atau tidaknya sebaran data adalah jika p
> 0,05 maka sebaran dinyatakan normal, sebaliknya jika p ≤ 0,05 maka sebaran
dinyatakan tidak normal.
Uji
Linieritas merupakan uji yang dilakukan untuk mengetahui hubungan antara
variabel bebas yaitu self-disclosure
dan variabel tergantung yaitu komunikasi interpersonal. Kaidah yang digunakan
adalah jika p ≤
0,05 berarti
hubungan antara kedua variabel adalah linier, jika p > 0,05 maka hubungan antara kedua variabel
tidak linier.
Pembahasan
Berdasarkan hasil perhitungan statistik yang telah dilakukan
dengan menggunakan uji hipotesis korelasi simple regression yang
hasilnya menunjukkan adanya penerimaan terhadap hipotesis yang diajukan. Dari
analisis data yang ada, telah menunjukkan bahwa adanya hubungan yang sangat
signifikan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada mahasiswa
di Universitas Bina Darma Palembang. Hasil tersebut dapat dilihat dari nilai
koefisien korelasi r = 0,695 dengan nilai signifikansi (p) = 0,000 atau dengan
kata lain p ≤ 0,01. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat
signifikan antara intensitas penggunaan internet dengan plagiarisme pada Mahasiswa
di Universitas Bina Darma Palembang.
Hasil koefisien korelasi antara intensitas
penggunaan internet dengan plagiarisme di dapat hasil r = 0,695. Adapun bentuk
perilakunya adalah dalam tugas makalah
yang dibuat terdapat artikel hasil copy-paste
di internet, dalam tugas kuliah yang dibuat terdapat file hasil unduhan di internet dengan tidak menyertakan sumbernya,
dan meng-copy artikel dari dari
internet tanpa menyebutkan sumbernya.
Besarnya
nilai sumbangan intensitas penggunaan internet (variabel bebas) terhadap
plagiarisme (variabel terikat) adalah 48,3% yang berarti masih terdapat 51,7%
dari faktor lain yang mempengaruhi plagiarisme tetapi variabel itu tidak
diteliti oleh peneliti. Adapun faktor-faktor lain yang tidak diteliti oleh
penulis diantaranya adalah sikap permisif, kemalasan, kejujuran, lemahnya etika
akademik, dan kurang percaya diri.
Sentleng (Suryana, 2016) plagiarisme merupakan perbuatan secara sengaja
atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai
untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau
karya ilmiah orang lain, tanpa menyertakan sumber secara tepat dan memadai.
Jameson (Sentleng, 2012) plagiarisme adalah aktivitas meniru, mencontoh,
mengutip tulisan, pekerjaan atau karya orang lain tanpa menuliskan referensinya
dan mengakui sebagai karyanya.
Heidelberg (2012) terdapat
tiga tingkatan dari plagiarisme yaitu: tingkat plagiarisme rendah, terjadi
karena ketidaktahuan atau kurangnya pengalaman dan tidak adanya keterampilan
dalam menulis. Tingkat sedang, menggunakan hasil atau ide orang lain tanpa
menyertakan sumbernya. Tingkat tinggi, mengambil atau menyalin hasil karya
orang lain tanpa menyertakan sumber aslinya.
Dari hasil deskripsi berdasarkan kategorisasi
plagiarisme bahwa dari sebanyak 326 Mahasiswa Universitas Bina Darma yang
dijadikan subjek penelitian, terdapat 58 mahasiswa atau 17% yang memiliki tingkat
plagiarisme yang tinggi. Adapun bentuk Perilaku Mahasiswa yang menunjukkan
tingkat plagiarisme yang kuat adalah mengambil artikel yang ada di internet
sebagai tugas kuliah, meng-copy tugas
mahasiswa lain walaupun dengan sepengetahuan mahasiswa tersebut, mengganti
identitas penulis dari karya tulis orang lain sehingga seolah-olah milik
sendiri, dan mengakui hasil karya orang lain sebagai hasil karya sendiri.
Untuk kategori sedang terdapat 252 mahasiswa atau
77% yang memiliki tingkat plagiarisme yang sedang. Adapun bentuk perilaku
mahasiswa yang memiliki tingkat plagiarisme sedang adalah mengedit hasil karya
teman, dalam makalah yang dibuat terdapat hasil copy-paste di internet, dan mengutip karya orang lain tanpa
menyertakan sumbernya.
Untuk
kategorisasi rendah terdapat 22 mahasiswa atau 6% yang memiliki tingkat plagiarisme
yang ringan. Adapun bentuk perilaku mahasiswa Universitas Bina Darma yang
memiliki tingkat plagiarisme yang lemah adalah tahu tentang tata cara pengutipan yang benar, malu mengakui karya orang
lain sebagai karya sendiri, dosen meminta sumber dari setiap tugas yang
diberikan, dan merasa bersalah jika tidak menyertakan sumber dari tugas yang
diberikan dosen.
Dapat
disimpulkan bahwa Mahasiswa Universitas Bina Darma memiliki tingkat plagiarisme
yang kuat seperti yang diperoleh dari
analisis data menunjukan dari 326 terdapat 58 mahasiswa atau 17% yang memiliki
tingkat plagiarisme yang tinggi.
Faktor-faktor
yang menggiring seseorang melakukan plagiarisme menurut Indriati (2015) adalah meliputi, kurangnya rasa percaya diri, adanya sifat malas, penyalahgunaan teknologi internet, sanksi yang kurang tegas, kurangnya pengetahuan. Menurut Oetomo (Hidayatullah, 2016) internet atau intenational network adalah sebuah
jaringan komputer yang sangat besar yang terdiri dari jaringan-jaringan kecil
yang saling terhubung dan menjangkau seluruh dunia. Internet bisa diakses oleh
siapa pun ketika sedang berada dimana saja bisa berkomunikasi dan mengakses
berbagai informasi dalam segala bidang.
Era internet terus bergulir sehingga makin banyak
orang terdorong untuk mengakses internet baik untuk keperluan bisnis, surat
menyurat maupun pendidikan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Internet
pada era sekarang ini sudah menjadi suatu kebutuhan pokok untuk memperoleh
informasi yang baru dan lengkap. Chaplin (Huda,
2016) mendefinisikan “intensitas” berasal dari bahasa inggris “intensity” yaitu
sifat kuantitatif dari suatu penginderaan, yang berhubungan dengan intensitas
perangsangnya.
Menurut The Graphic, Visualization & Usability Center, The Georgia Institute
Technology (Qomariyah, 2008) menggolongkan penggunaan jejaring sosial
menjadi tiga kategori dengan berdasarkan intensitas penggunaan internet, yaitu Heavy User (tinggi) dengan pemakaian
internet lebih dari 40 jam perbulan, Medium
User (sedang) dengan pemakaian internet 10 sampai 40 jam perbulan, Light User (rendah) dengan pemakaian
internet kurang dari 10 jam perbulan.
Berdasarkan
hasil penelitian sebanyak 326 mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang, yang
dijadikan subjek penelitian, terdapat 25 mahasiswa atau 7,67% yang memiliki intensitas penggunaan
internet yang tinggi dan 287 mahasiswa atau 88,03% memiliki intensitas
penggunaan internet yang sedang, terdapat 14 mahasiswa atau 4,30%. Sehingga
dapat disimpulkan rata-rata mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang memiliki
intensitas penggunaan internet yang sedang.
Dari hasil deskripsi berdasarkan kategorisasi
intensitas penggunaan internet bahwa dari sebanyak 326 Mahasiswa Universitas
Bina Darma yang dijadikan subjek penelitian, terdapat 25 mahasiswa atau 7,67%
yang memiliki intensitas penggunaan internet yang tinggi. Adapun bentuk
Perilaku mahasiswa yang memiliki intensitas penggunaan onternet yang tinggi
adalah menggunakan internet setiap hari, menggunakan internet lebih dari lima
jam sehari, dan tidak menjawan telepon ketika sedang fokus mengerjakan tugas di
internet.
Untuk kategorisasi sedang, terdapat 287 mahasiswa
atau 88,03% yang memiliki intensitas penggunaan intensitas sedang. Adapun
bentuk Perilaku mahasiswa yang memiliki intensitas penggunaan internet yang
sedang adalah mengakses internet setiap hari, menggunakan internet dalam
kegiatan belajar sehari-hari, menggunakan internet sampai larut malam, dan
mengakses internet siang dan malam.
Untuk
kategorisasi rendah, terdapat 14 mahasiswa atau 4,30% yang memiliki intensitas
rendah. Adapun bentuk perilaku mahasiswa yang memiliki intensitas penggunaan
internet yang rendah adalah membuka internet jika perlu saja, menggunakan
internet jika ada waktu saja, dan menggunakan internet sebagai media pelengkap
untuk belajar.
Dapat
disimpulkan bahwa Mahasiswa Universitas Bina Darma yag memiliki intensitas
penggunan internet yang tinggi seperti yang diperoleh dari analisis data
menunjukan dari 326 terdapat 25 mahasiswa atau 7,67% yang memiliki intensitas
yang tinggi.
Frost (Qomariah, 2008)
internet adalah seluruh jaringan yang saling terhubung satu sama lain. Kaloh (Huda, 2016) berpendapat bahwa intensitas
merupakan tingkat keseringan seseorang dalam melakukan kegiatan tertentu yang
didasari rasa senang dengan kegiatan yang dilakukan tersebut. Intensitas
penggunaan internet adalah seberapa sering (tingkatannya) dan seberapa lama
dalam menggunakan atau mengakses sebuah jaringan yang menghubungkan antara
komputer-komputer dan jaringan komputer di seluruh dunia untuk saling berbagi
data dan informasi.
Penelitian tentang
plagiarisme pernah dilakukan oleh Andor dkk (2015) dengan judul Hubungan Antara
Dampak Teknopoli Dengan Kecenderungan Perilaku Plagiarisme di Kalangan
Mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 82, 98% perilaku
plagiarisme kuat yang dipengaruhi oleh internet.
Selanjutnya penelitian
dari Sri Sumiyati (2010), yang berjudul Intensitas Penggunaan Internet Sebagai
Sumber Belajar Pengaruhnya Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa PAI Stain
Salatiga Angkatan 2007. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh
intensitas penggunaan internet terhadap prestasi belajar.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil yang diperoleh
dari analisis data dan pembahasan, maka peneliti menarik kesimpulan bahwa ada
hubungan yang sangat signifikan antara intensitas penggunaan internet dengan
plagiarisme pada mahasiswa Universitas Bina Darma Palembang. Penelitian ini menunjukkan
hasil korelasi yang positif. Korelasi positif ini menunjukkan bahwa jika
intensitas penggunaan internet seseorang tinggi, maka tingkat plagiarisme seseorang
juga akan tinggi.
Hasil penelitian ini
diharapkan dapat menjadi referensi untuk menambah ilmu pengetahuan tentang
plagiarisme yang terkait dengan intensitas penggunaan internet pada mahasiswa
Universitas Bina Darma Palembang. Mahasiswa juga diharapkan memperhatikan akan
kebutuhan penggunaan internet seperti aturan-aturan atau etika dalam penggunaan
agar terhindar dari plagiarisme serta, memperhatikan waktu dan durasi saat
mengkases internet agar tidak berlebihan dalam menggunakan internet.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan
untuk untuk mengetahui lebih dalam tentang intensitas penggunaan internet dan
plagiarisme. Peneliti menganjurkan untuk mengkaji lebih lanjut mengenai
variabel-variabel lain yang lebih mempengaruhi plagiarisme untuk dapat
memberikan sumbangan yang lebih besar. Dalam penelitian ini memiliki kesulitan dari segi teoritis,
sehingga diharapkan peneliti selanjutnya untuk melihat faktor-faktor lain yang
mempengaruhi plagiarisme.
DAFTAR
PUSTAKA
Amran.
(2014). Plagiat di Perguruan Tinggi Indonesia Dari Perspektif Hukum Islam. Universitas Negeri Sunan
Kalijaga Yogyakarta.
Andor,
B., Murtini,. & Prasetiono, S. (2013). Hubungan Antara Dampak Teknopoli
Dengan Kecenderungan Perilaku Plagiarisme Dikalangan Mahasiswa
Ardari,
C. (2016). Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Intensitas Penggunaan Media
Sosial Pada Remaja Awal. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Arikunto,
S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Azwar,
S. (2011). Penyusunan Skala Psikologi.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Batane,
S. (2010). Beralih ke Turtin Untuk Melawan Plagiarisme Dikalangan Mahasiswa.
University of Botswana
Chaplin,
J. P. (2008). Kamus Lengkap Psikologi.
Jakarta: Raja Grafindo Persada
Citra,
S. (2012). Penggunaan Internet Sebagai Media Sumber Literatur. Universitas
Brawijaya.
Cromwell,
C. (1997). My First Book About The
Internet. Amerika: Troll
Ekayana,
A. (2011). Pemanfaatan Internet Sebagai Salah Satu Sumber Belajar Siswa dan
Guru di Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 2 Depok Sleman. Universitas
Negeri Yogyakarta.
Glendinning,
I. (2016). Respon Terhadap Plagiarisme Yang Dilakukan Mahasiswa Semakin Tinggi.
University of California
Heidelberg,
O. (2016). Levels of Plagiarism and
Consequences. Berlin
Hidayatullah,
A. (2016). Intensitas Penggunaan Internet Sebagai Literatur Online Terhadap Sikap Plagiarisme.
UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
Huda,
N. (2016). Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Internet Dengan Motivasi
Belajar Pada Mahasiswa Teknik Informatika Semester VI di Universitas Bina Darma
Palembang. Universitas Bina Darma.
Indriati,
E. (2015). Strategi Hindari Plagiarisme.
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Isdana,
F. (2011). Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Mahasiswa PPKn FIS
UNNES. Universitas Negeri Semarang.
Musfirotun,
A. (2014). Hubungan Intensitas Penggunaan Internet Dengan Kualitas Tidur Pada
Mahasiswa Semester VI di STIKES Majapahit Mojokerto. STIKES Majapahit.
Novianto,
I. (2002). Perilaku Penggunaan Internet Dikalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi
Negeri FISIP UNAIR Dengan Perguruan Tinggi Swasta FISIP UPN. Universitas Negeri
Padang.
Pradiansyah,
A. (2015). Makna Plagiarisme Bagi
Mahasiswa Universitas Muhammadyah Surakarta. Universitas Muhammadyah Surakarta.
Putro,
F. (2016). Hubungan Antara Kecemasan Akademik Dengan Plagiarisme Pada Mahasiswa
Universitas Muhammadyah Surakarta. Universitas Muhammadyah Surakarta
Qomariah,
N. A, (2008). Perilaku Penggunaan Internet Pada Kalangan Remaja di Perkotaan.
Surabaya: Universitas Airlangga
Rachdianti,
Y. (2011). Hubungan Antara Self-control
Dengan Intensitas Penggunaan Internet Pada Remaja Awal. Universitas Islam
Negeri Syarif Hidayatullah Yogyakarta.
Ramli,
A. (2010). Cyber Law dan HAKI dalam
Sistem Hukum Indonesia. Bandung: Refika Aditama.
Sapthohutomo, A. (2014, Februari 18). Kasus Plagiat Karya
Tulis Di Indonesia. Diakses dari http://kumpulan-berita-unik.blogspot.co.id/2014/02/Kasus-Plagiat-Karya-Tulis-Paling-Heboh-Di-Indonesia.html
Setyawan,
M. (2016). Hubungan Antara Durasi Penggunaan Media Sosial Dengan Kestabilan
Emosi Pada Pengguna Media Sosial Usia Dewasa Awal. Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta.
Shahabuddin,
S. (2009). Plagiarism In Academia.
Central Michigan University
Soelistyo,
H. (2011). Plagiarisme: Pelanggaran Hak
Cipta Dan Etika. Yogyakarta: Kanisius.
Mulyani,
S. (2015). Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Kepuasan
Hubungan Interpersonal. Universitas Muhammadyah Surakarta
Sugiyono,
S. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif
Kualitatif Dan R&D. Bandung : Alfabeta
Sumiyati,
S. (2010). Intensitas Penggunaan Internet Sebagai Sumber Belajar Pengaruhnya
Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa PAI STAIN Salatiga. Sekolah Tinggi Agama
Islam Negeri (STAIN) Salatiga
Wibowo,
W. (2013). Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Pembelajaran Oleh Guru Pendidikan
Olahraga Jasmani dan Kesehatan Sekolah Dasar Negeri Mrebet Purbalingga.
Universitas Negeri Yogyakarta.
Widiantoko,
M. (2014). Plagiat Pada Tugas Akhir Skripsi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Negeri Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta
Widiyatmoko,
F. (2016). Hubungan Antara Kecemasan Akademik Dengan Plagiarisme Pada Mahasiswa
di Universitas Muhammadyah Surakarta. Universitas Muhammadyah Surakarta
Wulansari,
N. (2013). Hubungan Intensitas Menonton Tayangan Reality Show Prososial Dengan Perilaku Prososial Pada Mahasiswa
Fakultas Psikologi UIN SUSKA RIAU. Universitas Syarif Kasim Riau
Identitas
Peneliti
Nama :
Sulistya
Alamat Kampus :
Jl. Jend. A. Yani No.12 Palembang 30264
Alamat Peneliti :
Supat, Kecamatan Babat Supat
No. HP :
081927657206
Email :
sulistyaaa7@gmail.com

Comments
Post a Comment